
DUNIA perfilman Indonesia kembali berduka. Aktor senior, Ray Sahetapy, menghembuskan napas terakhir pada usia 68 tahun. Kabar duka itu disampaikan putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan Instagram.
"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you. Sampaikan salam rindu dan cinta untuk Kak Gisca, Ayah," tulis Surya, dikutip pada Selasa (1/4).
Ray Sahetapy, yang lahir pada 1 Januari 1957 di Donggala, Sulawesi Tengah, adalah sosok besar dalam industri film Indonesia. Ia dikenal luas berkat bakat dan kemampuan berakting yang piawai dalam menghidupkan karakter-karakter yang kompleks.
Sepanjang kariernya yang gemilang, Ray Sahetapy telah membintangi puluhan film yang tak terlupakan, seperti "Gadis" (1980), "Kabut Sutra Ungu" (1981), "Tjoet Nja' Dhien" (1988), "Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2" (2020), dan masih banyak lagi.
Selain kiprahnya di dunia film, Ray Sahetapy juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi dunia teater, salah satunya dengan mendirikan Teater Tujuh, sebuah kelompok teater tuli pertama di Jakarta. (M-3)