Liputan6.com, Jakarta - Industri otomotif roda empat terus mengalami perkembangan, tidak hanya dalam inovasi produk tetapi juga dalam cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan.
Dari proses pembelian hingga layanan purna jual di industri otomotif, pelanggan kini menginginkan pengalaman yang lebih personal, cepat, dan mudah diakses.
Untuk memenuhi ekspektasi ini, perusahaan otomotif harus mengadopsi pendekatan digital yang terintegrasi agar interaksi dengan pelanggan menjadi lebih relevan dan efisien.
Vice President Director Transcosmos Indonesia (TCID), Ardi Sudarto, menyoroti tantangan utama dalam industri otomotif, yaitu memastikan pelanggan mendapatkan layanan terbaik sejak sebelum membeli hingga memiliki kendaraan.
Menurut Ardi, banyak pelanggan mengalami kesulitan mengakses layanan untuk kendaraan mereka, seperti booking service, melacak status kendaraan, atau mendapatkan dukungan purna jual yang cepat.
Untuk itu, dibutuhkan solusi digital yang bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan tersebut.
“Solusi digital terintegrasi dan personalisasi menjadi kunci dalam meningkatkan pengalaman pelanggan,” ujar Ardi dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/3/2025).
Sebagai penyedia solusi customer experience (CX), TCID menghadirkan pendekatan berbasis digital yang menggabungkan layanan digital marketing dan contact center guna meningkatkan pengalaman pelanggan.
Sejak 2018, TCID telah bekerja sama dengan salah satu merek otomotif roda empat terkemuka untuk mengembangkan platform mobile yang dipersonalisasi demi meningkatkan interaksi pelanggan di setiap tahap perjalanan mereka.