Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan salah satu penyebab utama kecelakaan saat mudik adalah kelelahan sopir yang memaksakan diri mengemudi tanpa istirahat cukup. Budi mengatakan mengemudi dalam kondisi lelah bisa mengurangi respons tubuh dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
“Kecelakaan itu seringkali disebabkan oleh sopir yang terlalu memaksakan diri untuk terus mengemudi,” kata Menkes Budi saat meninjau kesiapan fasilitas mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Banten pada Rabu, 26 Maret 2025.
“Jika sopir memaksakan diri, respons tubuh bisa berkurang, dan hal itu menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan,” tambahnya mengutip keterangan tertulis.
Guna mencegah kecelakaan akibat kelelahan, ia pun menyarankan kepada para pengemudi untuk beristirahat paling tidak tiap lima jam. Setiap kali berhenti usahakan beristirahat paling minimal 15 menit.
Langkah ini bertujuan untuk mencegah kelelahan yang dapat menurunkan kewaspadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menkes Budi Sempat Singgung soal Microsleep
Di kesempatan sebelumnya, Budi juga mengingatkan pengemudi agar tidur cukup sebelum berangkat mudik Lebaran. Hal ini untuk mencegah mengalami microsleep. Ia mengatakan kecelakaan kerap terjadi akibat microsleep atau sopir ngantuk sejenak saat mengemudi.
“Kalau saya bilang yang penting tidurnya cukup lah 6 sampai 8 jam, jangan di bawah 6 jam untuk sopir,” kata Menkes Budi usai meninjau Cek Kesehatan Gratis pada para driver ojek online (ojol) di Kantor Gojek, Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 21 Maret 2025.