Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Fitri, kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan, dirayakan dengan penuh suka cita oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah menunaikan sholat Idul Fitri, sholat dua rakaat yang melambangkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT.
Sholat ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, namun juga bisa dilakukan sendiri di rumah jika ada halangan. Memahami tata cara sholat Idul Fitri, termasuk niat, jumlah takbir, dan bacaan-bacaan lainnya, sangat penting untuk mendapatkan keberkahan dan kekhusyukan dalam ibadah.
Niat merupakan rukun sholat yang wajib ada, meskipun hanya di dalam hati. Lafal niat sholat Idul Fitri berbeda antara imam dan makmum.
Untuk imam, niatnya adalah: “Ushalli sunnatan li 'dil fithri rak'ataini imman lillhi ta'al” (Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala).
Sedangkan untuk makmum: “Ushalli sunnatan li 'dil fithri rak'ataini ma'mman lillhi ta'al” (Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala). Meskipun melafalkan niat secara lisan hukumnya sunnah, niat yang tulus di dalam hati jauh lebih penting.
Sholat Idul Fitri memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW selalu menunaikannya secara berjamaah dan mengajak umat Muslim untuk turut serta. Dengan memahami tata cara yang benar, kita dapat meningkatkan kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah di hari yang penuh berkah ini.
Berikut ini tata cara lengkap sholat Idul Fitri, termasuk bacaan niat, jumlah takbir, dan anjuran-anjuran lainnya.