Liputan6.com, Jakarta Aktor kawakan Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025. Ray Sahetapy meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada usia 68 tahun.
Kabar duka disampaikan oleh salah satu putra Ray Sahetapy dengan Dewi Yull, yakni Panji Surya Sahetapy.
"Selamat jalan, Ayah! Alm meninggal dunia pada hari ini, jam 21.04 WIB di RSPAD," kata Surya lewat akun X pribadinya semalam.
"Mohon maafkan beliau. Titip salam kangen dan cinta ke Kak Gisca, Ayah!," lanjut anak ketiga Ray dengan Dewi Yull itu.
Gisca adalah anak pertama Ray dan Dewi Yull yang meninggal pada tahun 2010 saat berusia 28 tahun karena penyakit radang otak.
Saat ini jenazah pria bernama lengkap Ferenc Raymond Sahetapy itu disemayamkan di Rumah Duka Sentosa Blok C RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.
"Keluarga besar memohon maaf dan doa," kata salah satu anaknya Rama Sahetapy dalam akun Instagram pribadi @ramputs.
Ray Sahetapy Sakit Apa?
Menurut keterangan adik kandung Ray Sahetapy, Noudy Sahetapy, kesehatan sang kakak menurun selama beberapa waktu terakhir sehingga sebulan terakhir menjalani perawatan di rumah sakit.
"Beliau sudah sakit hampir dua tahun ya, kurang lebih. Dan, sebulan terakhir (kondisi menurun)," kata Noudy saat ditemui wartawan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada Selasa, 1 April 2025.
Untuk diketahui pada 2023 pemain Haji Backpacker (2014) ini mengalami sakit stroke. Ray Sahetapy menderita stroke sejak pertengahan 2023 hingga mengalami penurunan berat badan secara drastis.
Selain stroke, Ray Sahetapy juga memiliki riyawat diabetes suatu kondisi ketika kadar gula darah di atas normal.
"Beliau diabet (diabetes), lalu kena stroke ringan, selama dua tahun ini tidak stabil ya, jalannya susah," kata Noudy.
"Lalu, terakhir paru-paru penuh air sehingga susah bernapas hingga diambil tindakan," katanya.